header780
Tuesday -September, 07 2010 - 05:44:36


iC@llCenter

e-magazine
. 10

Opini Anda

Wira()

Punya pengalaman CSO salah satu provider seluler nelpon berkali-kali, contohnya saja mengadukan saat tidak bisa mengirim MMS, alasannya terkadang kurang memuaskan, mereka memberikan solusi berkali-kali dan saya sudah mengikuti solusi-solusi tersebut, namun tetap saja tidak berhasil. Saya berharap jika call center tersebut tidak tahu penyelesaiannya bilang saja tidak tahu, dan seharusnya jika belum terselesaikan, dari call centernya yang menghubungi kita kembali, bukannya kita yang terus-terusan menghubungi call center kembali.

Riska Amelia()

Yang nanti akan jadi calon call center outbound, dengan adanya call center menunjukkan kesungguhan sebuah perusahaan untuk memberikan pelayanan berkelanjutan untuk customernya. Ia pernah punya pengalaman tidak mengenakan saat menelepon sebuah service provider, saat itu sang agent terkesan malas-malasan melayani dan kurang pengetahuannya.


Isi Opini

[ 1 ]


 

KOKI PEMBUAT SUKSES HALO BCA

Wanita yang satu ini selalu terlihat energik, ceriah, fresh, dan fashionable. Emmanuelle Nathalya Wani Sabu, perempuan kelahiran 13 Desember 1969 ini sudah sangat seleb di kalangan call center. Pada suatu kesempatan iCallCenter ingin korek habis sisi lain di kehidupannya. Wani begitu dia kerap disapa, mengaku lebih suka pelajaran Matematika dan Fisika. Dia termasuk anak yang cerdas. Dibangku sekolah dia selalu menduduki rangking di kelas. S1 diselesaikan di Universitas Katolik Parahyangan Bandung (Unpar) Fakultas Hukum, dan melanjutkan S2 Magister Management (Finance) di Universitas Tarumanegara Jakarta, lulus dengan nilai Summa Cumlaude.

Memilih Banker sebagai Karir Dari masa kanak kanak, ibu dari Brilliant Dennise ini, sudah mengenal "service" sehingga saat bermain dengan teman-teman lebih suka memilih sebagai pelayan restaurant dan pramugari daripada bermain dengan boneka bonekaan. Menyenangkan hati orang, bikin suasana ceriah adalah kegemaran dari wanita yang selalu meraih nilai 100 untuk pelajaran hitungan.

Posisi Kepala Biro Halo BCA mulai digelutinya sejak 2006, baru 3 tahun namun prestasi di dunia call center telah membawa namanya dan Halo BCA mendunia. Wani telah berhasil membawa prestasi Halo BCA sebagai peraih piala terbanyak (13 penghargaan) di ajang The Best Contact Centre Indonesia, dan yang lebih membanggakan Halo BCA siap berkompetisi di tingkat dunia Las Vegas, November 2009 mendatang.

Menjadi Kepala Biro Halo BCA bukanlah pilihan Wani, tetapi atas pilihan Management BCA. Wanita yang suka travelling ke pantai ini mengaku bahwa sejak lulus kuliah memilih cita-cita sebagai banker. Awal karier di BCA sebagai auditor selama 8 tahun, profesi auditor membuat pribadinya sangat kuat, penuh analisa, berani ambil keputusan, dan tahu prosedur banking dari A sampai Z yang akhirnya sangat mendukung posisinya sebagai Kepala Biro Halo BCA.

Wani adalah wanita karir yang berpenampilan chic setiap hari dengan pakaian rapi dan modis. Ini juga dianggapnya menjadi penunjang dalam karir sebagai seorang banker. Sehingga banyak yang memanggilnya dengan miss matching. Wani memiliki loyalitas yang tinggi untuk BCA, walaupun banyak head hunter yang berusaha membidik tetapi hatinya hanya untuk BCA. Terbuki sudah 15 tahun bekerja di BCA. "Saya seperti bekerja di perusahaan saya sendiri, staf dan atasan saya sudah seperti keluarga besar. BCA is my life !", begitu tutur wanita suka makan coklat dan ngopi.

Prestasi yang Telah Diraih Sudahlah biasa rasanya jika melihat Wani berbicara di atas podium atau stage dengan penuh kebanggaan membawa bendera Halo BCA. Karena seringnya menjadi juara membuat wanita cantik ini terbiasa dengan lensa kamera. Berbagai prestasi diraih, Best Manager Indonesia dua tahun berturut turut 2007 dan 2008, Best Manager Regional Singapore November 2008, Best Manager Contact Center Asia Pacific Beijing Oktober 2008, dan Best Manager Service Asia Pacific Hong Kong Desember 2008, Wanita berprestasi Indonesia April 2008, yang terakhir Finalist Best Manager World Contact Center Award Juni 2009. Prestasi yang telah digenggamnya tidak membuatnya tinggi hati, namun digunakan sebagai cambuk untuk terus memberikan pelayanan yang prima.

Siapa Orang di Balik Layar Kesuksesan HALO BCA spektakuler karena memiliki team work yang luar biasa hebat, kompak, dan punya semangat juang tak pernah padam. Support Top Management kepada Wani dan Halo BCA juga sangat berarti bagi perjalanan prestasi Halo BCA. Jasa dan dukungan Armand Hartono (owner BCA) sebagai mentornya sangat mendorong prestasi yang diraih selama ini. Wanita lulusan Magister Management dari Universitas Tarumanegara ini mengaku belajar filosofi service, customer focus, mengelola karyawan dari Armand Hartono, membuat dia semakin mantap bisa membawa Halo BCA menuju world class contact center.

Dibalik kesuksesan Wani dan Halo BCA, banyak orang orang hebat di balik layar. Selain keluarganya dan Armand Hartono, masih banyak praktisi call center yang mendukungnya. Hisar Pasaribu (Kepala Operasional), Ina Suwandi ( Kepala Sub Divisi Elektronik Baniking) yang selalu mensupport dalam ambil keputusan, juga Andi Anugrah (Ketua ICCA), para konsultan, dan sahabat-sahabat yang selalu mentransfer ilmu call centernya. Grace Heny, Trusti, Wulan, Lies, Indra, Ie sen, team IT Support yang helpful, Hermawan Tendean dan Hendra Justiwan. Perhatian dan dukungan dari Winny Setiaatmadja dan Jahja Setiaatmadja (Wapresdir) yang seperti orang tua sendiri, membuat Wani terus bekerja dengan bahagia dan semangat. “You are my inspiration”, tambah wanita yang mengaku tidak suka strawberry ini.

Target dan Keinginan Wanita yang bertipe work hard dan play hard ini, memiliki target selanjutnya adalah membuat Halo BCA menjadi role model bagi contact center Indonesia, oleh karena itu Halo BCA selalu menerima kehadiran perusahaan lain untuk benchmarking ke Halo BCA. Hampir setiap 2 minggu sekali Halo BCA menerima kehadiran perusahaan lain untuk benchmarking. Dengan benchmarking membuat Halo BCA semakin bergairah untuk terus maju dan maju (countinue improvement).

Wanita yang murah senyum ini juga memaparkan bahwa dia punya target membawa Halo BCA dan Contact Center Indonesia menjadi world class contact centre. “Rasanya bangga sekali nama Indonesia disebut di event dunia, The Winner is … from Indonesia!. Setiap mendengar nama itu, jantungku selalu berdegup kencang dan bangga sekali", ungkap Wani dengan wajah berseri-seri.

Jika ditanya keinginan yang masih tertunda adalah dia ingin kembali melanjutkan S3 Management Strategic di Unpad Bandung. Namun kesibukannya membuat Wani tidak punya waktu untuk kembali kuliah. Padahal terget hidupnya di tahun 2010 adalah memiliki bergelar Doktor.

Kegiatan Diluar HALO BCA dan Cara Membagi Waktu Selain sibuk di Halo BCA, Wani juga membantu Bank Indonesia untuk program edukasi masyarakat perbankan. Di tengah kesibukannya juga mengajar di Learning Centre BCA, memberi seminar di berbagai kesempatan. Hal ini merupakan wujud cita - cita menjadi dosen yang belum kesampaian.

Wanita yang merasa cantik dengan pakaian warna pink ini dengan jujur mengakui bahwa dirinya sulit untuk membagi waktu. "Yang terjadi adalah Halo BCA rumah pertama saya, bekerja hampir 12 jam sehari. Saya suka sedih, karena waktuku sedikit buat keluarga, kadang menimbulkan rasa bersalah terhadap putri saya Dennise", tambah wanita penggemar wangi Bvlgari ini. Sehingga setiap ada waktu luang dan liburan, dicurahkan waktunya buat keluarga, entah hanya sekedar menemani main piano sampai jalan-jalan ke luar negeri. Setiap pulang kerja Wani menyempatkan diri untuk mencium dan adu hidung (menggesek-gesekkan hidung) dengan Dennise walaupun kadang Dennise sudah tertidur. Untuk menghilangkan kejenuhan, Wani merasa refreshing itu perlu buat menghilangkan rasa lelah selepas bekerja, biasanya hang out bersama teman-teman dan team, entah sekedar nongkrong, ngopi, ngeteh di kafe, karaoke maupun nonton bareng. Selain hang out dengan team serta keluarga, ditengah kesibukannya tetap menyediakan waktu buat ke salon dan klinik kecantikan entah untuk perawatan rambut, perawatan muka, agar tubuh terasa lebih fresh. "Menurut saya penampilan sangat penting, karena biasanya dari mata turun ke hati", begitu candanya.

Apa Kata Mereka Tentang Wani Sabu

Brilliant Dennise ( Usia 10 tahun, kelas 5, putri tunggal Wani Sabu)Mama adalah supermom yang membanggakan, saya pingin seperti mama. Saya juga jago matematika dan presentasi seperti mama lho. Yang tidak suka dari mama adalah kalau mama sudah kerja tidak boleh diganggu, suka ingkar janji, acara sering batal jika mama tiba tiba harus masuk kantor. Mama juga suka memaksakan kehendak, apa apa harus juara satu. Tapi Dennise tetap sayang mama.

Winny Setiaatmadja ( Istri Jahja Setiaatmadja - Wapresdir BCA) Wani friendly, memiliki tutur bahasa yang halus, suka tersenyum walau matanya jadi segaris. Belum pernah kepergok Wani sedang marah. Punya semangat juang yang tinggi untuk berprestasi. Yang hebat dari Wani sesibuk apapun dia masih meluangkan waktu mempercantik diri, wanita banget. Bravo Wani !

Grace Heny ( Independent Contact Center Consultant) Wani Sabu pembelajar yang rajin, sangat cerdas, taktis dalam bertindak dan sangat low profile dalam posisinya sebagai Leader. Sebagai sahabat, Wani sangat baik, tidak jaim, perhatian yang tulus dalam berteman. Saya banyak belajar dan salut terhadap Wani.

Rahmat Siregar ( Sahabat Dekat – Ajun Komisaris Besar Polisi) Saya telah bersahabat 22 tahun dengan Wani, tidak heran Wani menjadi The Best saat ini, sejak kuliah bakat dan kecerdasannya sudah terlihat jelas, mahasiswi yang pintar, energik, rendah hati dan selalu ceriah. Namun ada yang rahasia juga, Wani jago dancing, takut debu, cengeng, manja, makannya banyak tapi tidak bisa masak dan tidak suka mandi.

Sugeng Riadi ( Best Manager Indonesia 2009 ) Wani Sabu tidak hanya cerdas namun menunjukkan totalitasnya sebagai profesional dalam perbankan dan khususnya contact center. Wani menjadi inspirator bagi pelaku contact center. Inner beauty yang dimiliki menjadi daya tarik tersendiri. Pribadi yang low profile menambah kecintaan rekan rekan kerja dan staffnya. Namun bagaimanapun dia tetap seorang wanita.

Darmasuki Iteh / Aan ( Assistant – Monitoring Quality Halo BCA) Ibu adalah sosok manager yang sangat sempurna, memiliki balance life antara karier, keluarga, dan lingkungan sosial. Sebagai asisten ibu Wani Sabu, saya sangat bangga bisa belajar banyak dan bisa ikutan jadi seleb. Walau kadang saya tidak kuat mengikuti kegiatan ibu yang sangat padat, bisa kerja sampai pagi tanpa ada rasa capek.


icca
acer